Investor Properti Melbourne Bertambah Sejak Suku Bunga Pinjaman Rendah

380 Melbourne (http:/ - www.brady.co.id)
22 Juli 2019 09:00 WIB Septina Arifiani Pojok Bisnis Share :

Solopos.com, SOLO – Dalam 1 bulan terakhir, bank sentral Australia (Reserve Bank of Australia) sudah dua kali memutuskan memangkas tingkat suku bunga acuan sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 1 persen.

Kebijakan tersebut membuat suku bunga acuan RBA menyentuh rekor tingkat paling rendah dalam sejarah ekonomi Australia dalam 30 tahun terakhir. Sebelum era krisis keuangan global, tingkat suku bunga acuan pernah mencapai tingkat tertingginya hingga sebesar 7,25 persen.

Sebagai pengembang asal Melbourne yang memiliki kantor perwakilan di Jakarta sejak tahun 1998, Brady Group merasa hal ini menarik banyak konsumen yang memang membutuhkan properti untuk tempat tinggal anak mereka yang sedang bersekolah di sana.

Lantaran membayar harga sewa akomodasi per bulan sama halnya dengan membayar cicilan apartemen per bulannya. Selain itu, konsumen juga dapat menghasilkan keuntungan lebih dari kenaikan harga properti per tahunnya. Brady Group mengaku banyak konsumen yang merasa diuntungkan semenjak turunnya suku bunga acuan yang diputuskan oleh bank sentral Australia.

Kenaikan harga properti di Melbourne, Australia setelah mengalami penurunan dalam 1 tahun terakhir menandakan pasar properti di Australia sedang dalam masa pemulihan. Pertumbuhan harga properti di Melbourne diakibatkan oleh sedikitnya stok properti yang sedang dijual di pasar.

Selain itu, tak banyak pengembang yang akan menyelesaikan proyeknya dalam 1 atau 2 tahun kedepan. Hal ini mengakibatkan semakin meningkatnya kompetisi antar pembeli properti dalam beberapa bulan terakhir.

Tingginya angka imigran ke Melbourne termasuk salah satu faktor yang meningkatkan harga properti di Melbourne dan meningkatkan permintaan sewa sehingga tingkat kekosongan properti di kota Melbourne sendiri jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan tingkat kekosongan properti di Australia secara keseluruhan.

Meskipun permintaan sewa di kota Melbourne sangat tinggi, penyewa juga tetap memperhatikan dan memilih lokasi properti yang strategis, terutama murid internasional yang cenderung menggunakan transportasi umum.

Berulang kali Brady Group mengingatkan investor untuk berinvestasi properti di lokasi yang strategis. Seperti Apartemen 380 Melbourne yang saat ini sedang dipasarkan di kantor perwakilannya di Jakarta, penghuni apartemen hanya perlu menempuh perjalanan 2 menit dengan berjalan kaki untuk sampai ke Melbourne Central Mall, restoran, café dan juga tempat pemberhentian tram gratis ke seluruh penjuru central business district.

Selain dikelilingi gedung perkantoran, tak jauh dari lokasi Apartemen 380 Melbourne juga di kelilingi Universitas ternama seperti University of Melbourne, Monash College, William Angliss, RMIT & Victoria University.

380 Melbourne akan memiliki 2 menara yang dirancang oleh arsitek ternama dunia, Elenberg Fraser, berkonsep double bay window yang diklaim berfungsi untuk menghemat energi yang meredam udara sangat panas dan dingin serta melancarkan sirkulasi angin. Meskipun memiliki fasilitas yang lengkap dan mewah seperti kolam renang air hangat dalam ruangan, spa, sauna, bioskop, gym, yoga studio, ruang karaoke, 380 Melbourne juga memiliki biaya perawatan gedung yang murah dibandingkan dengan apartemen sekelas lainnya.

Untuk informasi selengkapnya, Brady Group menggelar Pameran Properti Melbourne yang bisa Anda hadiri secara gratis di Semarang dan Solo:

Sabtu & Minggu, 27 & 28 Juli di Hotel Po Semarang (Lantai 7, Ruang Meeting 4) pukul 11 siang hingga 6 malam.

Senin 29 Juli di Hotel Best Western Premier Solo Baru (Lantai G, Ruang Violan 8) pukul 12 siang hingga 8 malam.

Info mengenai Apartemen 380 Melbourne lainnya dapat diakses di www.brady.co.id atau dapat menghubungi (021) 574 0008.