Sering Dikira Hotel di Jogja, Hotel di Solo Ini Bubuhkan Nama Manahan

Siasana Pesta Rakyat dalam rangka perubahan nama Fave Hotel Adi Sucipto menjadi Fave Hotel Manahan Solo, Sabtu (17/6 - 2019). (Solopos/Sunaryo Haryo bayu)
17 Juni 2019 04:00 WIB Farida Trisnaningtyas Pojok Bisnis Share :

Solopos.com, SOLO - Hotel Fave Adi Sucipto Solo resmi berganti nama menjadi Fave Hotel Manahan Solo agar makin dikenal masyarakat. Rename Fave Hotel Manahan Solo ini ditandai dengan penyelenggaraan Pesta Rakyat di Plasa Manahan Solo, Sabtu (15/6/2019).

General Manager Fave Hotel Manahan Solo, Ika Florentina, mengatakan rename hotel ini dilakukan dilatarbelakangi berbagai faktor, antara lain banyak tamu mengira Fave Hotel Adi Sucipto terletak di Jogja karena namanya sama dengan Bandara Adi Sucipto yang sangat identik dengan Kota Gudeg tersebut.

Nama Manahan dipilih karena lokasi hotel dekat dengan Manahan yang merupakan ikon Kota Solo. “Lokasi kami strategis dan sangat dekat dengan Manahan. Selama ini Manahan jadi ikon Solo dengan adanya Stadion Mahanan bertaraf internasional. Maka dari itu, kami melakukan rename hotel agar Manahan kian tenar,” papar dia kepada Solopos.com, Sabtu.

Ika menambahkan Pesta Rakyat dalam rangka rename Fave Hotel Manahan Solo ini dimeriahkan aneka kegiatan, mulai dari pesta makanan lewat pembagian gunungan durian, aneka stall menu khas Solo seperti thengkleng, bakso, lontong, sate, nasi liwet, sop, dan dawet. Tak ketinggalan ada senam zumba, live music, pendonoran darah, totok wajah, dan layanan peeling, skin test, hingga cek kesehatan.

Ika menjelaskan penamaan ulang hotel ini juga menjadi energi baru untuk kian meningkatkan kualitas. Hotel bintang dua tersebut diklaim dipercaya masyarakat. Hal itu dibuktikan dengan persentase okupansi rata-rata sekitar 75%. Selain itu, program-program yang dibuat pengelola hotel tersebut juga cukup diminati masyarakat.