Ini Kisah Hidup Penuh Inspirasi Chef di Alila Solo Hotel

Chef Executive Alila Solo Hotel, Erwan Adri Wijaya - Solopos/Farida Trisnaningtyas
06 Desember 2018 20:24 WIB Farida Trisnaningtyas Pojok Bisnis Share :

Wajah Erwan Adri Wijaya menjadi pemandangan baru di jajaran awak Alila Solo Hotel, hotel 30 lantai di Solo. Baru sebulan lalu Erwan resmi menjabat sebagai Chef Executive Alila Solo Hotel setelah 18 tahun malang melintang di dunia perhotelan di Pulau Dewata Bali.

Rupanya Erwan tidak begitu saja menjadi chef hebat. Perjalanan panjang harus dilalui lelaki asal Banyuwangi ini untuk meraih impiannya. Jika ditelisik lebih jauh, bapak dua anak ini tak pernah mengenyam pendidikan formal di bidang perhotelan.

“Saya dari kecil memang suka memasak. Saya mulai serius belajar memasak sejak usia 19 tahun. Lulus SMA saya kerja di Bali, saya mulai dari bawah dari cuci piring,” kata dia kepada Solopos.com, Rabu (5/12/2018).

Ia bercerita saat itu ia kerap melihat sang chef tempatnya bekerja memasak. Dari sinilah tekadnya untuk menjadi tukang masak hebat kian bulat. Ia memeroleh kesempatan untuk belajar memasak setelah menyelesaikan tugas utamanya. Erwin kemudian mantap hengkang dari pekerjaan dan mengejar impiannya, memasak.

Lelaki berusia 37 tahun ini kemudian pindah ke satu restoran dan hotel lain demi menimba banyak ilmu dan pengalaman, khususnya skil memasak. Ia memperkaya diri dengan mengasah kemampuan memasak hingga pemilihan bahan makanan yang baik dan tepat. Hal ini dilakukan lantaran ia sadar  tak pernah menempuh pendidikan formal bidang perhotelan. Dia mesti terus belajar.

Chef itu pengalaman. Sekolah setinggi apa pun jika dia tidak tahu bagaimana caranya memasak, maka ia bukanlah chef,” imbuh mantan Chef Alila Ubud ini.

Kepindahannya ke Solo setelah belasan tahun tinggal di Bali jadi tantangan tersendiri. Hal ini terutama dalam hal membuat masakan sesuai selera pasar Kota Bengawan. Karakter orang Solo yang suka manis sangat bertentangan dengan seleranya yang hobi makanan gurih.

“Susah-susah gampang menyesuaikan selera itu. Akan tetapi, ini justru jadi pengalaman lagi bagi saya,” jelasnya.