88 Siswa Jateng Belajar Safety Riding di Astra Motor Semarang

Safety Riding Astra Honda Semarang (Istimewa)
01 Oktober 2018 13:00 WIB Septina Arifiani Pojok Bisnis Share :

Solopos.com, SEMARANG – Astra motor Semarang mengundang perwakilan siswa–siswi sekolah binaan Honda Jawa Tengah mengikuti training skill Safety Riding, Rabu-Kamis (26-27/9/2018) . Kegiatan ini diisi dengan sesi indoor dan outdoor yang mencakup pengajaran mengecek sepeda motor, teknik mengendarai motor dengan benar dan cara mengendalikan sepeda motor serta materi praktik SIM C, mulai dari mengerem hingga tidori dan angka delapan.

Hal yang melatarbelakangi training skill Safety Riding ini adalah sebagai konsistensi dan pembinaan terhadap pilar manusia di program Honda Safety Culture School yang diterapkan di sekolah binaan Honda. Selain mendapatkan kurikulum teknik dan teknologi sepeda motor Honda, kegiatan ini juga menambah pengetahuan peserta tentang ilmu tentang budaya safety dari Honda mulai dari kedisiplinan hingga cara mengendarai sepeda motor yag benar, aman, dan nyaman.

Tujuan dari kegiatan Honda Safety Culture School adalah untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan dari perwakilan siswa dan siswi sekolah binaan Honda yang nantinya mereka memiliki kemampuan mengajar dan memberikan training untuk adik kelasnya sehingga budaya safety akan lebih berkembang dan dekat dengan pelajar. Diharapkan selain bertujuan utama mencegah terjadinya kecelakaan, juga membiasakan siswa memiliki budaya tertib dan disiplin berlalu lintas.

Tentunya tidak lepas dari peran kepala sekolah dan guru agar kegiatan ini bisa terus dilangsungkan disekolah masing – masing dan terus meningkat untuk melengkapi dan fitur – fitur dari pilar Honda Safety Culture School.

Perwakilan siswa-siswi yang dikirimkan merupakan pilihan dan nantinya akan berkendara menggunakan motor dalam kesehariannya sehingga diharapkan mampu mencegah terjadinya kecelakaan sejak dini. Pembelajaran praktik dan pengetahuan SIM C dimaksudkan siswa – siswi yang ingin memiliki SIM C memiliki mentor dan lokasi latihan di lingkungan sekolah. Setelah mendapatkan pengajaran, para peserta diharapkan benar-benar pantas dan layak mendapatkan SIM.