Astra Motor Jateng Ajarkan Safety Riding kepada Siswa SMK

Peserta penyuluhan safety riding Astra Honda Motor berfoto bersama. (Istimewa/Astra Motor Jateng)
04 Mei 2018 07:00 WIB Chelin Indra Sushmita Pojok Bisnis Share :

Solopos.com, SOLO – Kecelakaan lalu lintas adalah musibah yang paling sering terjadi di jalan raya. Kebanyakan korban kecelakaan ini adalah pengendara sepeda motor. Maklum saja, jumlah pengendara sepeda motor di Indonesia sangat mendominasi.

Ironisnya, kebanyakan pengendara sepeda motor itu adalah remaja usia sekolah yang biasanya belum memiliki pengetahuan yang cukup untuk berkendara di jalan raya. Bahkan, bisa jadi mereka juga belum memiliki surat izin mengemudi (SIM). Lihat saja, banyak sekali remaja yang mengendarai sepeda motor secara ugal-ugalan hingga menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Ramadan Ekstra - Promo Belanja Kebutuhan Lebaran 2018 - Tokopedia

Guna menekan angka kecelakaan lalu lintas, Astra Motor Jawa Tengah (Jateng) terus berbai ilmu soal cara berkendara yang aman, salah satunya dengan membentuk Komunitas Keselamatan Sekolah (KKS). KKS merupakan komunitas bentukan Astra Motor Jateng dan Sekolah Menengah Kejuruan di seluruh sekolah binaan Honda.

Melalui KKS, Astra Motor Jateng memberikan materi berupa teori dan praktik keselamatan berkendara lewat ekstrakurikuler. Jadi, siswa yang mengikuti kegiatan tersebut diharapkan memiliki pengetahuan dan kemampuan yang baik dalam berkendara, sehingga menjadi menjadi pelatih disiplin sebagai bentuk budaya aman berlalu lintas.

Penyuluhan lewat KKS ini dilakukan secara rutin oleh pihak Astra Motor Jateng seperti pada Jumat (27/4/2018), di SMK N 1 Tengaran dan SMK Muhammadiyah Suruh, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Acara yang dipandu langsung oleh Instruktur Safety Riding Astra Motor Jateng, Suko Edi, Alfian Dian Pradhana, dan Burhan Setya, ini diikuti 35 peserta.

Sehari setelahnya, Sabtu (28/4/2018), pembinaan KKS ini dilanjutkan di SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar dan SMK Bhineka Karya, Simo, Boyolali, yang juga diikuti 35 siswa. Kegiatan ini dilakukan untuk menstandarkan keterampilan dan kemampuan berkendara anggota KKS sekaligus memberikan penyuluhan ke lingkungan sekolah.

Selain itu, pembinaan keselamatan berkendara oleh Astra Motor Jateng dilakukan untuk memberi bekal kepada anggota KKS sebelum mengadakan penyuluhan selama masa orientasi siswa baru (MOS) pada Juni 2018. Pihak Astra Motor Jateng berharap, pembinaan ini mampu meningkatkan keterampilan, kemampuan, serta rasa percaya diri anggota KKS dalam memberikan penyuluhan kepada siswa baru.

Salah satu peserta pembinaan keselamatan berkendara dari SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar, Andhika Pandu Irfan Anthoni, mengaku sangat senang mendapatkan ilmu baru dari instruktur Astra Motor Jateng.

"Kegiatan ini membuat saya perlu latihan dan mawas diri dalam berkendara. Karena ternyata banyak yang harus diperhatikan saat berkendara, seperti mengerem, menikung, dan keseimbangan. Sekilas berkendara memang mudah. Tapi, ketika menemui keadaan dan kondisi tertentu harus memiliki keterampilan jika ingin aman saat berkendara. Lewat kegiatan ini banyak pengetahuan baru yang didapat dalam hal berkendara. Saya yakin, saat mengajar nanti bisa menyampaikan materi dan pengalaman selama mengikuti pembinaan dengan baik," kata Andhika dalam rilis yang diterima Solopos.com dari Astra Motor Jateng, Kamis (3/5/2018).