Santri SMK Azzahro Kendal Bersama Astra Motor Jateng Khusyuk Modifikasi Motor

Suasana kampanye safety riding Astra Honda Motor di SMK Azzahro, Kendal. (Facebook/ SMK Azzahro)
11 Maret 2018 20:12 WIB Muhammad Rizal Fikri Pojok Bisnis Share :

Solopos.com, KENDAL – Melihat santri khusyuk mendalami ajaran agama Islam adalah hal biasa. Namun, apa jadinya saat Anda melihat santri khusyuk memodifikasi kendaraan bermotor? Hal itu belum lama ini terjadi di sebuah SMK berbasis pesantren, SMK Azzahro, Pegandon, Kendal, Jawa Tengah.

Bekerja sama dengan Ahass Cendana Cepiring, Kendal, SMK Azzahro menyelenggarakan Santri Otomotif 2018, Sabtu (3/3/2018). Acara tersebut diberi nama Santri Otomotif (Santrof) 2018.

“Acara untuk event kemarin adalah kumpul komunitas otomotif dan santri. Ada motor dan mobil klasik,” jelas Ketua Program Studi Teknik Sepeda Motor sekaligus Ketua Panitia Santrof 2018, Bisri Mustofa, melalui pesan Whatsapp, Jumat (9/3/2018).

Bisri menjelaskan dalam acara tersebut ada kurang lebih 30-an motor yang dipamerkan. Santri-santri SMK Azzahra berkesempatan berkumpul dan belajar dari komunitas-komunitas motor asal Jawa Tengah yang diundang ke Santrof 2018.

Dalam acara tersebut, murid-murid SMK Azzahra berkesempatan mendapat pengarahan mengenai keselamatan berkendara. Tak hanya itu, mereka juga mendapat pengetahuan mengenai modifikasi sepeda motor yang aman.

“Ada acara safety riding untuk menekankan tentang keselamatan berkendara. Di Santri Modifikasi, kami dari Astra Honda Motor juga memberi penyuluhan tentang modifikasi yang aman. Murid-murid yang hobi modifikasi diberi tahu mengenai mofidikasi yang aman. Kami juga sempat menilai motor-motor yang dipamerkan, apakah memenuhi standar keamanan atau belum,” ucap Safety Riding Officer Astra Motor Semarang, Suko Edi, Jumat.

Bisri menambahkan, Santrof adalah acara tahunan. Murid-murid di SMK Azzahro aktif memodifikasi sepeda motor dan berfokus pada kustom industri. “Sekarang sedang dibangun kustom culture dengan basic pesantren,” jelas Bisri.

 

Tokopedia